SURABAYA, PustakaJC.co - Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur Khusnul Arif meminta Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyusun grand design sebagai dasar pelaksanaan program pelebaran jalan provinsi. Perencanaan jangka panjang dinilai penting agar pembangunan berjalan terarah, sesuai prioritas, dan mampu menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Surabaya, Sabtu, (18/7/2026).
Khusnul menjelaskan, grand design diperlukan sebagai pedoman dalam menentukan target pelebaran jalan dari tahun ke tahun. Menurutnya, penyusunan rencana tersebut harus didasarkan pada kondisi riil setiap ruas jalan, usia infrastruktur, riwayat penanganan, kemampuan fiskal daerah, hingga peluang memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat. Dilansir dari jatimpos.co, Minggu, (19/7/2026).
“Tekan potensi terjadinya SiLPA, khususnya di Dinas PU Bina Marga. Perencanaan yang cermat menghasilkan outcome yang optimal,” kata Khusnul.
Ia menilai keterbatasan anggaran membuat pemerintah tidak dapat menangani seluruh ruas jalan secara bersamaan. Karena itu, penentuan prioritas pembangunan harus dilakukan melalui kajian yang matang agar anggaran yang tersedia benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.