Khofifah Perkuat Komitmen Perlindungan Anak di Jatim

pemerintahan | 23 Juli 2026 13:37

 

Karena itu, Khofifah menegaskan perlindungan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi antara keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media, serta seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

 

Perlindungan anak tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan gotong royong seluruh elemen masyarakat agar anak-anak Indonesia tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, penuh kasih sayang, dan terbebas dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi,” tegasnya.

 

Selain memperkuat perlindungan, Khofifah juga mengajak para orang tua mengoptimalkan fungsi keluarga sebagai tempat pertama membangun karakter anak. Nilai-nilai kejujuran, disiplin, empati, toleransi, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap bangsa perlu ditanamkan sejak usia dini sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

 

Tak hanya kepada orang tua, Khofifah juga memberikan pesan kepada anak-anak Jawa Timur agar terus berani bermimpi, rajin belajar, memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak, serta mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki.

 

Jadilah generasi yang berkarakter, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, dan inovatif. Gunakan teknologi untuk belajar, berkarya, dan berprestasi, bukan untuk hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pesannya.