Rp5 Miliar Disiapkan Pemprov Jatim untuk Pulihkan Jembatan Plapar

pemerintahan | 27 Juli 2026 13:15

 

Menurut Agus, penanganan harus segera dilakukan mengingat kondisi oprit terus mengalami penurunan. Jika dibiarkan, kerusakan dikhawatirkan akan semakin parah ketika intensitas hujan meningkat.

 

“Kalau tidak segera ditangani, saat musim hujan opritnya sudah mulai turun. Tanah milik warga di kanan-kiri itu nanti akan runtuh semua,” katanya.

 

Ia menambahkan, Pemprov Jatim menargetkan pekerjaan selesai pada akhir September 2026. Selama proses perbaikan berlangsung, kendaraan dengan muatan di atas 10 ton masih belum diperbolehkan melintasi Jembatan Plapar.

 

“Akhir September kami targetkan selesai. Selama pekerjaan berlangsung kendaraan di atas 10 ton belum boleh melintas. Yang jelas ditangani dulu opritnya,” ucap Agus.