Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyosialisasikan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada masyarakat. Menurutnya, masih banyak pelaku usaha yang belum mengetahui kemudahan akses pembiayaan yang telah disediakan pemerintah.
“Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa pinjaman KUR hingga Rp100 juta tidak memerlukan agunan. Informasi ini harus terus disosialisasikan agar benar-benar dimanfaatkan oleh pelaku UMKM,” ujarnya.
Bambang menjelaskan pemerintah terus memberikan kemudahan bagi pelaku usaha melalui penurunan suku bunga program pembiayaan. Saat ini suku bunga KUR berada di level enam persen dan direncanakan kembali turun menjadi tiga persen agar semakin meringankan pelaku UMKM dalam memperoleh modal usaha.
Menurutnya, kemudahan akses pembiayaan tersebut diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan UMKM di kawasan Ampel sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif dan wisata religi.