KUR Perumahan Dinilai Mampu Angkat Ekonomi Rumah Tangga

pemerintahan | 04 Agustus 2026 07:23

KUR Perumahan Dinilai Mampu Angkat Ekonomi Rumah Tangga
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat meninjau penerima manfaat KUR Perumahan bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Surabaya, Jawa Timur. (dok antara)

SURABAYA, PustakaJC.co – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan bahwa Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan tidak hanya ditujukan untuk membantu masyarakat memiliki hunian yang layak, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat ekonomi keluarga melalui akses pembiayaan yang lebih mudah.

 

Saat meninjau penerima manfaat KUR Perumahan bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Surabaya, Senin (3/8), Maruarar mengapresiasi BRI sebagai bank dengan penyaluran KUR Perumahan terbesar di Indonesia. Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah meningkatkan plafon KUR Perumahan dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun. Dilansir dari antaranews.com, Selasa, (4/8/2026).

 

“Di Kantor Menko, saya dipanggil bersama para menteri lainnya yang memiliki program KUR. Dari seluruh program tersebut, hanya KUR Perumahan yang plafonnya ditingkatkan dari Rp36 triliun menjadi Rp50 triliun. Ini tidak mungkin terjadi tanpa kerja keras BRI. Atas nama negara dan pemerintah, saya mengucapkan terima kasih kepada BRI,” ujar Maruarar.