Pertemuan tersebut berlangsung bersamaan dengan kunjungan persahabatan dan latihan terpadu dua kapal milik Angkatan Laut Tiongkok, yakni kapal latih Qi Jiguang-83 dan kapal pendarat amfibi Kun Lun Shan-998, di Dermaga Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada 2-6 Agustus 2026.
Khofifah menilai pertemuan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memperluas kemitraan di bidang industri dan teknologi perkapalan antara Indonesia dan Tiongkok.
Menurutnya, kerja sama teknologi maritim memiliki arti penting bagi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan wilayah laut yang luas.
“Ini menjadi penting untuk mentransfer teknologi yang bisa menguatkan dari seluruh kapasitas TNI Angkatan Laut serta industri di sektor maritim,” katanya.