Jatim Kirim Tim SAR dan 100 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT

pemerintahan | 18 Agustus 2026 07:28

 

 

Menurutnya, penanganan pascabencana membutuhkan gerak cepat, tepat, dan terkoordinasi agar bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.

 

Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan masyarakat Jatim, Khofifah juga menyampaikan duka cita kepada masyarakat NTT yang terdampak gempa, khususnya keluarga yang kehilangan anggota keluarganya.

 

Sebagai langkah awal, BPBD Jawa Timur telah memberangkatkan tujuh personel advance pada Minggu (16/8). Enam personel merupakan bagian dari Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Urban Search and Rescue (USAR) yang bergabung dengan Basarnas serta unsur potensi pencarian dan pertolongan.

 

Sementara satu personel Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) ditugaskan untuk membantu pengumpulan serta sinkronisasi data kebencanaan di lapangan.

 

Dukungan juga diberikan melalui pengiriman tim kesehatan dari RSUD Dr Soetomo Surabaya. Tim tersebut terdiri atas empat tenaga medis, termasuk dokter spesialis ortopedi, dokter spesialis anestesi, dan perawat.