Bantuan tahap pertama diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggunakan KM Dharma Rucitra 8 menuju Pelabuhan Soekarno, Ende. Setelah tiba di Ende, bantuan akan diserahterimakan kepada Posko Utama BPBD Provinsi NTT.
Khofifah mengatakan bantuan dari Jawa Timur secara keseluruhan diperkirakan mencapai 100 ton. Sebanyak 8,4 ton diberangkatkan pada 17 Agustus 2026, sedangkan bantuan berikutnya direncanakan dikirim pada 20 Agustus 2026 menuju Labuan Bajo.
Pemprov Jatim akan terus menyesuaikan dukungan berdasarkan hasil asesmen dan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana.
“Duka NTT adalah duka kita bersama. Dari Jawa Timur kami mengirimkan doa, kepedulian dan dukungan terbaik. Semoga saudara-saudara kita di NTT diberikan kekuatan dan ketabahan, dan semoga NTT dapat segera bangkit dan pulih dari bencana ini,” kata Khofifah. (ivan)