Ia menegaskan penghargaan tersebut hendaknya menjadi momentum bagi para penerima untuk terus meningkatkan kontribusi, baik kepada masyarakat, daerah, maupun negara.
Menurut Khofifah, masa pengabdian yang panjang harus berjalan beriringan dengan semangat menghasilkan karya dan inovasi. Ia mendorong ASN agar tidak hanya menjalankan rutinitas pekerjaan, tetapi mampu melihat berbagai persoalan di lingkungan sekitar dan menghadirkan solusi.
Salah satu inovasi yang mendapat apresiasi Khofifah yakni Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) yang dikembangkan kepala sekolah dan guru SMA, SMK, serta sekolah luar biasa di Jawa Timur.
Program yang diinisiasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik untuk membangun kemandirian dan jiwa kewirausahaan. Di sisi lain, program itu juga diarahkan untuk mendukung penguatan ketahanan pangan nasional.
“Bapak dan Ibu guru sudah melakukan sesuatu yang insyaallah tidak hanya memberikan nilai tambah bagi ekonomi di sekolah masing-masing, tetapi bagaimana kemudian kita menjadi bagian dari penguat program ketahanan pangan yang oleh Presiden Prabowo terus digaungkan,” ujarnya.