JAKARTA, PustakaJC.co – Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma’ruf Amin menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) harus terus menjaga relevansinya dalam menghadapi tantangan zaman. Pesan tersebut disampaikannya saat peluncuran buku Fikroh, Manhaj, dan Harakah Nahdhiyyah dalam Perspektif KH Ma’ruf Amin di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu, (5/8/2026).
Dalam sambutannya, KH Ma’ruf Amin mengingatkan agar NU, pesantren, dan berbagai institusi keagamaan tidak hanya menjadi bagian dari catatan sejarah, tetapi tetap mampu memberikan kontribusi nyata bagi kehidupan masyarakat. Menurutnya, gerakan keagamaan (harakah diniyah), kebangsaan (harakah wathaniyah), dan pemberdayaan ekonomi (harakah iqtishadiyah) harus terus diperkuat. Dilansir dari nu.or.id, Kamis, (6/8/2026).
“Jangan sampai kita hanya bangga pada masa lalu dan kehilangan relevansi di masa depan. Kita harus menjadi penjaga keberagamaan yang adil (himayatul ummah) sekaligus pelopor perbaikan peradaban,” ujar KH Ma’ruf Amin.