Pemkot Surabaya Bekali Petugas Call Center 112 Kemampuan Penanganan Krisis Psikologis

pemerintahan | 16 September 2026 07:34

 

Untuk mendukung fungsi tersebut, para petugas kini telah dibekali pelatihan Psychological First Aid(PFA) atau pertolongan pertama pada psikologis. Melalui pelatihan ini, petugas diharapkan mampu menenangkan pelapor yang panik, menggali rincian kondisi korban, serta memastikan titik lokasi kejadian secara akurat sebelum mendistribusikan informasi ke pos teknis terdekat.

 

Dukungan Tenaga Medis dan Psikolog 24 Jam

 

Selain peningkatan kapasitas call taker, Pemkot Surabaya juga menempatkan tenaga medis dan profesional psikologi langsung di ruang operasional Command Center 112.

Kehadiran tenaga kesehatan berfungsi memberikan panduan tindakan darurat secara jarak jauh kepada pelapor sembari menunggu armada medis tiba di lokasi. Sementara itu, pendampingan krisis mental diperkuat oleh psikolog dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya.

 

"Ada satu orang dari DP3APPKB yang merupakan seorang psikolog. Mereka standby dalam tiga shift," kata Linda menambahkan.

Integrasi layanan medis dan psikologis ini menjadi jawaban atas dinamika laporan darurat di lapangan yang kerap membutuhkan intervensi non-fisik. Dengan komunikasi yang tepat dan tenang, penanganan awal terhadap warga yang mengalami tekanan psikologis berat dapat dilakukan secara lebih efektif sebelum penanganan lanjutan tiba. (ivan)