Sinergi Strategis Pemprov Jatim dan Unhan RI Perkokoh Kedaulatan Pangan hingga Mitigasi Bencana

pemerintahan | 16 September 2026 07:40

Sinergi Strategis Pemprov Jatim dan Unhan RI Perkokoh Kedaulatan Pangan hingga Mitigasi Bencana
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Dekan Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan RI Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus dan sejumlah kepala OPD berfoto bersama usai penandatanganan perjanjian kerja sama di Gedung Negara Grahadi. (dok jatimpos)

 

 

SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi memperkuat sinergi dengan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) guna memperkokoh ketahanan dan keamanan nasional dari daerah. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Unhan RI dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa, (15/9/2026) malam.

 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut hangat kunjungan belajar Fakultas Keamanan Nasional (FKN) Unhan RI tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk mengintegrasikan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan ke dalam kebijakan pembangunan daerah. Dilansir dari jatimpos.co, Rabu, (16/9/2026).

 

"PKS yang ditandatangani ini menjadi penguat kontribusi bersama. Jawa Timur kini tidak sekadar mengejar ketahanan pangan, tetapi melangkah menuju kedaulatan pangan yang berkelanjutan," ujar Khofifah.

 

 

Khofifah memaparkan, potensi Jawa Timur di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga peternakan sangat terbuka untuk dijadikan objek kajian akademis. Bahkan, ia mengusulkan perluasan kerja sama dengan melibatkan Dinas Peternakan Jatim, mengingat populasi dan tata kelola peternakan Jatim kerap menjadi rujukan nasional.

 

Selain masalah pangan, kesiapsiagaan kebencanaan turut menjadi poin krusial. Mengingat posisi Jawa Timur yang berada di jalur Ring of Fire, penguatan kapasitas mitigasi bencana dan peran Bakesbangpol menjadi fokus yang tidak terpisahkan dari isu keamanan nasional.

 

Sementara itu, Dekan FKN Unhan RI Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus mengapresiasi keterbukaan Pemprov Jatim. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini memboyong mahasiswa dari lima program studi strategis, yaitu Sains Pangan, Keamanan Maritim, Manajemen Bencana, serta Damai dan Resolusi Konflik.

 

 

 

"Jawa Timur adalah provinsi favorit untuk studi lapangan karena potensinya yang sangat lengkap. Mahasiswa kami hadir untuk membandingkan teori akademis dengan realitas lapangan, yang muaranya akan menghasilkan rekomendasi kebijakan bagi Pemprov Jatim demi ketahanan nasional," jelas Nefra.

 

Selama di Jawa Timur, rombongan FKN Unhan tidak hanya berdiskusi dengan jajaran Pemprov Jatim, tetapi juga melakukan serangkaian kunjungan ke institusi militer, akademis, dan industri strategis, seperti Kodam V/Brawijaya, Koarmada II, Akademi Angkatan Laut (AAL), Universitas Airlangga, hingga PT PAL Indonesia. (ivan)