SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperketat evaluasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengawal program kemasyarakatan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan akan menerapkan sistem reward and punishment secara terbuka dengan memasang bendera khusus pada kantor Perangkat Daerah (PD) yang bertugas mendampingi Kampung Pancasila.
Kebijakan ini mengacu pada skema penugasan satu ASN pengampu di setiap Rukun Warga (RW). ASN tersebut bertanggung jawab penuh mendampingi kegiatan warga sekaligus mendorong perubahan perilaku serta pembangunan di tingkat lingkungan dasar. Dilansir dari jawapos.com, Rabu, (16/9/2026).
Eri menyampaikan bahwa capaian pendampingan tersebut akan menentukan jenis bendera yang akan dipajang di kantor dinas masing-masing.
"Setiap RW memiliki satu ASN pengampu. Kalau tidak ada perubahan, pengampu yang memegang RW itu akan kita evaluasi. Yang berhasil kita kasih bendera putih di kantornya, yang tidak berhasil menjalankan Kampung Pancasila, kami berikan bendera hitam untuk dinasnya," tegas Eri, Selasa (15/9).