Asah Jiwa Bisnis Generasi Muda, Diskop UKM Jatim Bentuk Kader Kewirausahaan Lewat Jambore Santripreneur

pemerintahan | 17 September 2026 18:48

Asah Jiwa Bisnis Generasi Muda, Diskop UKM Jatim Bentuk Kader Kewirausahaan Lewat Jambore Santripreneur
Dorong Jiwa Wirausaha Sejak Dini, Diskop UKM Jatim Gelar Jambore Santripreneur dan Koperasi Siswa. (dok kominfo)

NGANJUK, PustakaJC.co - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur (Diskop UKM Jatim) terus berupaya mencetak wirausahawan muda sekaligus memperkuat regenerasi koperasi. Langkah ini diwujudkan melalui gelaran Jambore Santripreneur dan Koperasi Siswa yang berlangsung di Jolotundo Glamping & Edu Park, Kabupaten Nganjuk, pada 16–17 September 2026.

 

Diikuti 40 peserta dari 10 tim Koperasi Siswa (Kopsis) dan 10 tim Santripreneur terbaik se-Jawa Timur, ajang ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Timur serta Hari Santri 2026. Mengusung slogan “Entrepreneur Start Here, Bangun Bisnismu Sejak Dini”, para peserta dibekali kemampuan menyusun strategi bisnis, kolaborasi, hingga inovasi digital. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Kamis, (17/9/2026).

 

Kepala Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Diskop UKM Jatim, Nanang Abu Hamid, menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda untuk menjaga keberlanjutan sektor koperasi di Jawa Timur. Saat ini, Jatim menyumbang sekitar 30.000 dari total 230.000 koperasi di Indonesia.

 

“Koperasi ke depan harus menjadi badan usaha yang besar, modern, dan berdaya saing. Generasi muda perlu adaptif terhadap teknologi digital dan isu lingkungan (go-green). Jangan takut gagal, gunakan prinsip amati, tiru, dan modifikasi (ATM) sesuai kreativitas,” ujar Nanang pada Kamis, (17/9/2026).

 

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Kerja Penyuluhan dan Advokasi Hukum Diskop UKM Jatim, Imam Hamadi Wijaya, menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman kewirausahaan sebagai bekal memasuki dunia kerja, sekaligus membumikan prinsip gotong royong dalam wadah koperasi.

 

Pembelajaran Interaktif Berbasis Permainan Digital

 

Metode pelatihan dalam jambore ini dikemas secara modern. Co-founder Koperasi Jasa Multipihak Let's Play Game Studio, Anggara Jaya Wardhana, hadir memberikan materi pemanfaatan media digital berupa game edukatif Kopsis Story dan Kopmar Story.

 

Melalui pendekatan ini, peserta diajak memahami peran anggota koperasi sebagai pemilik usaha yang berhak atas Sisa Hasil Usaha (SHU), sekaligus melatih mentalitas pantang menyerah layaknya seorang gamer dalam menyusun strategi bisnis.

 

Rangkaian acara ditutup dengan kompetisi pitch deck bisnis di hadapan dewan juri gabungan dari unsur lintas instansi, akademisi ITS, Kanwil Kemenag Jatim, Dekopinwil, dan Tim OPOP Jatim. Penilaian akhir menetapkan Juara 1 hingga 3 serta Juara Harapan untuk masing-masing kategori, sementara seluruh peserta tetap menerima sertifikat apresiasi. (ivan)