Model Bisnis Inovatif dari Lapangan
Praktik baik korporasi petani ditunjukkan oleh Koperasi Produsen Multi Pihak (KMP) Ngawi Tani Mandiri. Direktur Utama KMP Ngawi Tani Mandiri, Galih Wiranegara, membagikan strategi penguatan lembaga tanpa harus membebankan kepemilikan aset pada kas koperasi.
Koperasi yang menaungi 34 Poktan/Gapoktan dengan 6.929 petani ini mengoptimalkan Kerja Sama Operasional (KSO). "Aset tidak harus milik koperasi. Aset tetap merupakan milik anggota atau Gapoktan/Poktan yang dimanfaatkan melalui kerja sama operasional," terang Galih.
Melalui konsolidasi antara skema bisnis yang fleksibel, integrasi teknologi, serta komitmen lintas instansi, Pemprov Jatim optimistis koperasi sektor riil mampu meningkatkan nilai tambah secara langsung bagi kesejahteraan para petani dan nelayan di Jawa Timur. (ivan)