Kadin Jatim Soroti Tiga Tantangan Utama Perekonomian Daerah

pemerintahan | 27 Oktober 2026 19:37

Kadin Jatim Soroti Tiga Tantangan Utama Perekonomian Daerah
Ketua Umum Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto (kanan) dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Refleksi 81 Tahun dan Outlook Ekonomi Jatim 2026 yang digelar Jurnalis Ekonomi-Bisnis Surabaya (JEBS) di Surabaya. (dok antara)

SURABAYA, PustakaJC.co - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur menyoroti tiga tantangan utama yang dinilai masih membebani perekonomian daerah, yakni kualitas pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, serta belum optimalnya hilirisasi riset perguruan tinggi.

 

Ketua Umum Kadin Jawa Timur, Adik Dwi Putranto, menyampaikan bahwa meski pertumbuhan ekonomi Jatim tercatat positif—mencapai 5,33 persen pada 2025 serta tumbuh 5,96 persen (y-o-y) pada triwulan I 2026 dan 5,72 persen pada triwulan II 2026—capaian tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat secara merata. Dilansir dari antaranews.com, Selasa, (27/10/2026).

 

"Capaian tersebut perlu diikuti peningkatan kualitas lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi harus mampu menciptakan nilai tambah, memperkuat daya saing perdagangan, serta menjamin ketersediaan energi yang andal untuk mendukung industri," ujar Adik dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Refleksi 81 Tahun dan Outlook Ekonomi Jatim 2026 yang diselenggarakan Jurnalis Ekonomi-Bisnis Surabaya (JEBS) di Surabaya, Selasa, (27/10/2026).