SURABAYA, PustakaJC.co – Sebanyak 70 nelayan di Jawa Timur mendapatkan Sertifikasi Kecakapan Nelayan (SKN) secara gratis guna memperkuat kompetensi teknis sekaligus meningkatkan pemahaman keselamatan saat berlayar.
Program sertifikasi ini ditujukan bagi nelayan yang mengoperasikan kapal berukuran di bawah 30 Gross Ton (GT). Sebanyak 35 penerima manfaat berasal dari Desa Bulumeduro, Kabupaten Tuban, sementara 35 nelayan lainnya merupakan warga Desa Pujiharjo, Kabupaten Malang. Dilansir dari jawapos.com, Minggu, (27/9/2026).
Fasilitasi SKN gratis tersebut digagas melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) untuk memfasilitasi masyarakat di sekitar wilayah Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Dalam pelaksanaannya, BUMN tersebut menggandeng Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi.
Corporate Secretary PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero), Feby Chadimun Putra, menyampaikan bahwa para peserta mendapatkan rangkaian pembekalan komprehensif, mulai dari pemaparan teori hingga praktik lapangan yang berfokus pada efisiensi serta aspek keselamatan penangkapan ikan.
"Materi yang diberikan mencakup keterampilan teknis serta aspek keselamatan kerja di laut. Sertifikat tersebut menjadi bukti legalitas dan kompetensi bagi nelayan dalam menjalankan kegiatan penangkapan ikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Feby di Surabaya, Minggu (27/9).
Feby menambahkan, langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong standardisasi keselamatan, profesionalisme, serta peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat pesisir di sekitar kawasan KNMP.
"Kami berharap pembekalan dan sertifikasi ini dapat memberikan nilai tambah bagi para nelayan dalam menjalankan aktivitasnya, sekaligus meningkatkan perhatian terhadap aspek keselamatan dan profesionalisme dalam bekerja," tuturnya. (ivan)