GRESIK, PustakaJC.co - Isu mengenai pencairan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) sebesar Rp900.000 kembali marak diperbincangkan publik pada akhir September 2026. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tidak mudah tergiur rumor, sebab hingga pertengahan September 2026 pemerintah belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait kelanjutan program bantuan tersebut untuk tahun anggaran 2026.
Informasi simpang siur mengenai penyaluran BLT Kesra banyak beredar melalui media sosial dan sejumlah tautan pendaftaran tidak resmi. Pemerintah menegaskan bahwa masyarakat perlu memverifikasi setiap kabar bantuan sosial (bansos) langsung dari saluran resmi guna menghindari potensi penipuan atau penyalahgunaan data pribadi. Dilansir dari gresiksatu.com, Selasa, (29/9/2026).
Akumulasi Program Periode 2025
Nominal Rp900.000 yang ramai disorot belakangan ini sebenarnya merupakan akumulasi dana bantuan dari program BLT Kesra periode Oktober hingga Desember 2025. Kala itu, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima Rp300.000 per bulan yang disalurkan secara bertahap melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Berdasarkan data Sekretariat Negara, program BLT Kesra 2025 tersebut menyasar sekitar 35.046.783 KPM yang diprioritaskan dari kelompok desil 1 hingga desil 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Dengan kata lain, angka Rp900.000 bukanlah dana pencairan rutin bulanan, melainkan total bantuan untuk rentang waktu tiga bulan pada tahun sebelumnya.
Terdaftar di DTSEN Tak Otomatis Cair
Pemerintah menekankan bahwa kepemilikan data atau masuknya nama warga ke dalam sistem pendaftaran bansos tidak serta-merta menjamin pencairan dana BLT Kesra pada September 2026. Penetapan penerima bansos didasarkan pada kriteria teknis, verifikasi, validasi, serta pemutakhiran data secara berkala.
Warga yang mendapati kondisi sosial-ekonominya tidak lagi sesuai dengan rekaman desil DTSEN disarankan untuk melakukan pengajuan pembaruan data melalui mekanisme resmi di tingkat desa/kelurahan, dinas sosial setempat, atau fitur pengusulan pada aplikasi resmi Kementerian Sosial.
Cara Cek Data Bansos Kemensos
Untuk memastikan status kepesertaan dalam program bantuan sosial secara sah, masyarakat dapat mengecek data kependudukan melalui situs resmi Kementerian Sosial dengan langkah-langkah berikut:
- Akses laman resmi pengecekan bansos Kementerian Sosial di browser Anda.
- Pilih wilayah tempat tinggal secara berurutan: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
- Masukkan nama lengkap dan 16 digit NIK sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul pada layar untuk verifikasi keamanan.
- Klik Cari Data untuk melihat daftar status kepesertaan bansos yang terdaftar.
Waspada Tautan Pendaftaran Palsu
Masyarakat diimbau untuk mewaspadai penyebaran tautan atau formulir pendaftaran mandiri BLT Kesra yang beredar di berbagai platform pesan singkat dan media sosial. Kementerian Sosial tidak pernah meminta penyerahan data sensitif pribadi melalui situs pihak ketiga di luar saluran resmi pemerintah.
Hingga 28 September 2026, status pasti yang dapat dikonfirmasi adalah BLT Kesra Rp900.000 merupakan program resmi untuk alokasi akhir tahun 2025, sedangkan kepastian skema pencairan untuk September 2026 masih menunggu regulasi dan keputusan resmi dari pemerintah. (ivan)