Bus WARAS Disperpusib jatim.
Tidak hanya mendorong masyarakat membaca, Disperpusip Jatim juga memperluas literasi melalui pengenalan arsip kepada generasi muda. Salah satu program yang dikembangkan adalah Wisata Arsip Anak Sekolah (WARAS).
Arif menjelaskan, WARAS mulai diinisiasi sekitar 2020–2021. Program tersebut dirancang untuk mengenalkan arsip kepada anak-anak usia sekolah dengan pendekatan yang menyenangkan.
“Jadi kita ingin menanamkan atau minimal mengenalkan anak-anak kita yang usia sekolah dengan arsip. Apa sih arsip itu, pentingnya apa arsip itu, dengan cara-cara yang fun, yang menyenangkan,” jelasnya.
Melalui program tersebut, peserta diajak mengenal arsip sekaligus mengunjungi berbagai tempat bersejarah. Pendekatan tersebut diharapkan membuat generasi muda memahami bahwa arsip tidak hanya berupa dokumen yang tersimpan di ruang penyimpanan, tetapi memiliki keterkaitan dengan perjalanan sejarah.
Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut, lanjut dia, mulai terlihat dari semakin banyaknya masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan WARAS.
Bahkan, Disperpusip Jatim harus menyesuaikan jumlah peserta karena keterbatasan kapasitas pelaksanaan.
“Mungkin baru sebulan dua kali kita bisa. Padahal yang mau mengikuti WARAS makin banyak,” ungkapnya.