Mengusung tema "Jawa Timur Unggul, Maju dan Berkelanjutan", logo ini menjadi gambaran arah pembangunan Jatim yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, melainkan juga keberlanjutan dan penciptaan nilai tambah (value added) bagi masyarakat daerah.
Emil menekankan pentingnya menjaga kondusivitas ekosistem ekonomi Jatim, mengingat sektor industri manufaktur selama ini menjadi penopang utama perekonomian regional. Penguatan sektor ini perlu disokong oleh ekosistem perdagangan yang selaras, sumber daya manusia (SDM) yang terdidik, serta infrastruktur dan konektivitas yang memadai.
"Hari ini kita fokuskan pada strategic policy-nya supaya terus memastikan Jawa Timur punya ekosistem yang kondusif. Jatim itu regional economy, industri yang paling menopang. Maka yang harus dijadikan fokus adalah keunggulan dalam ekosistem perekonomian, utamanya industri manufaktur," jelasnya.