Dishub Jatim Pastikan Trans Jatim Koridor II Tetap Meluncur Akhir Oktober 2026

pemerintahan | 09 Oktober 2026 18:52

Dishub Jatim Pastikan Trans Jatim Koridor II Tetap Meluncur Akhir Oktober 2026
Proses audiensi antara paguyuban sopir angkot Malang dan Dishub Jatim dalam membahas rencana operasional Trans Jatim koridor II. (dok suarasurabaya)

MALANG, PustakaJC.co – Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur (Dishub Jatim) memastikan operasional Bus Trans Jatim Koridor II di kawasan Malang Raya tetap berjalan sesuai target pada akhir Oktober 2026. Kepastian ini didapatkan usai kesepakatan tercapai dalam audiensi antara Dishub Jatim dan paguyuban sopir angkutan kota (angkot) se-Malang Raya.

 

Kepala Seksi Sarana Angkutan Jalan Dishub Jatim, Citto Eko Yuli Saputro, mengungkapkan bahwa para pengemudi angkot pada dasarnya mendukung kehadiran layanan bus massal tersebut. Namun, para sopir meminta agar skema operasionalnya tetap memperhitungkan keberlangsungan pendapatan angkutan umum eksisting. Dilansir dari suarasurabaya.net,

 

"Semua pihak yang hadir pada prinsipnya tidak menolak pelaksanaan Trans Jatim Koridor I dan Koridor II Malang Raya. Dengan ketentuan, pelaksanaan layanan harus memberikan manfaat dan tidak merugikan angkutan umum eksisting yang terdampak," ujar Citto saat dikonfirmasi, Jumat, (9/10/2026).

 

 

Sebagai langkah kompromi untuk menjaga stabilitas sosial para sopir angkot, disepakati bahwa titik keberangkatan Trans Jatim Koridor II di Kota Malang dialihkan dan tidak menggunakan Terminal Tipe A Arjosari. Dishub Jatim saat ini tengah mengevaluasi titik henti bus stop serta membahas lokasi keberangkatan baru yang paling proporsional.

 

Sebelumnya, Koridor II dirancang melayani rute Terminal Hamid Rusdi hingga Terminal Talangagung. Lewat penyesuaian rute dan titik keberangkatan baru ini, Dishub Jatim optimistis integrasi transportasi publik di Malang Raya dapat terwujud tanpa mengeliminasi peran angkutan lokal. (ivan)