SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya peningkatan keterampilan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Pemanfaatan teknologi tersebut dinilai harus diimbangi dengan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) agar pelayanan publik semakin optimal.
Pesan tersebut disampaikan Khofifah saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Jawa Timur dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Surabaya, Senin, (12/10/2026).
"Transformasi digital dan kecerdasan artifisial perlu kita manfaatkan secara bertanggung jawab. Penerapannya harus meningkatkan produktivitas, memperbaiki pelayanan, dan diikuti peningkatan keterampilan aparatur serta masyarakat," ujar Khofifah dikutip dari jatimpos.co, Selasa, (13/9/2026).
Menurut Khofifah, adopsi AI di lingkungan pemerintah tidak cukup hanya berorientasi pada penerapan teknologinya semata. Pemerintah daerah harus memastikan bahwa pemanfaatan teknologi baru ini benar-benar berdampak langsung pada peningkatan kinerja birokrasi dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.