Peringati Hari Jadi Ke-81, Pemprov Jatim Bawa Misi Kemanusiaan Masif ke Sumenep Gunakan KRI Makassar 590

pemerintahan | 14 Oktober 2026 18:40

 

Setibanya di lokasi sasaran pada 14 Oktober 2026, Pemprov Jatim bersama tim gabungan menggelar beragam program sosial dan kesehatan komprehensif, di antaranya:

 

  • Layanan Kesehatan & Kesejahteraan: Khitanan massal, cek kesehatan gratis, omah terapi, penanganan dan pencegahan stunting, penyaluran alat bantu mobilitas disabilitas, hingga program PKH Plus Lansia.
  • Bantuan Ekonomi & Pangan: Pasar murah, zakat produktif, bantuan pemberdayaan nelayan, penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan), serta program Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan (SIKAP).
  • Infrastruktur & Layanan Publik: Perbaikan rumah tidak layak huni (bedah rumah), penyediaan air bersih, fasilitas dapur airku, pendaftaran Identitas Kependudukan Digital (IKD), hingga layanan perpustakaan keliling.

 

Adhy menjelaskan, pemilihan Kabupaten Sumenep dan Pulau Madura sebagai pusat bakti sosial didasarkan pada evaluasi indikator sosial. Indeks kemiskinan dan tingkat kesehatan di wilayah Madura dinilai masih berada di bawah rata-rata provinsi, sehingga memerlukan akselerasi intervensi.

Kolaborasi ini juga mencatatkan sejarah baru karena menjadi momentum pertama Pemprov Jatim bekerja sama secara langsung dengan tim kesehatan Armada dan Koarmada dalam skala besar.

 

Ke depan, Pemprov Jatim berkomitmen menjadikan bakti sosial terpadu ini sebagai agenda reguler. Program percepatan kesejahteraan serupa tidak hanya berhenti di Madura, tetapi juga akan menyasar wilayah kantong kemiskinan lainnya di Jawa Timur, seperti Malang bagian selatan, Jember, dan Situbondo. (ivan)