SIDOARJO, PustakaJC.co - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, melakukan peninjauan langsung terhadap operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Kamis, (15/10/2026). Kunjungan ini dilakukan guna memastikan kesiapan koperasi dalam menyalurkan kebutuhan pokok bersubsidi serta memotong rantai distribusi pangan di tingkat desa.
Dalam peninjauan yang didampingi oleh Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana tersebut, Zulkifli menegaskan bahwa KDKMP tidak sekadar berfungsi sebagai gerai ritel modern, melainkan pusat penggerak ekonomi yang dimiliki penuh oleh warga setempat. KDKMP Tambakrejo sendiri dibangun dengan alokasi anggaran sebesar Rp3 miliar dan dilengkapi armada distribusi berupa satu unit truk logistik, satu unit mobil pikap, serta dua unit becak motor (bentor). Dilansir dari kominfojatim.go.id, Sabtu, (17/10/2026).
"Ini bukan sekadar toko atau supermarket, melainkan koperasi milik seluruh warga Desa Tambakrejo. Gedung megah dan sarana ini hadir langsung untuk melayani kebutuhan bapak dan ibu di sini," ujar Zulkifli.
Zulkifli menjelaskan, kehadiran KDKMP memegang peran strategis untuk menghubungkan produsen langsung dengan konsumen guna memangkas ketergantungan pada tengkulak. Selain menyediakan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), LPG 3 kg seharga Rp16.000, dan minyak goreng subsidi seharga Rp16.700 per liter, koperasi ini juga melayani penebusan pupuk bersubsidi bagi petani lokal hanya dengan menunjukkan KTP.
Ke depan, KDKMP Tambakrejo ditargetkan menjadi pusat penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) serta bantuan pangan beras dari pemerintah. Koperasi ini juga diintegrasikan dengan layanan keagenan BNI 46 untuk mempermudah transaksi keuangan warga, mulai dari pembayaran tagihan, pencairan remitansi, hingga pengajuan pinjaman modal usaha bagi UMKM.
Guna menjamin keberlanjutan dan tata kelola yang transparan, operasional KDKMP akan diawasi langsung oleh Kepala Desa sebagai Ketua Dewan Pengawas, didampingi pengurus dan manajer profesional. Pada tahap awal, gaji operasional manajemen selama dua tahun akan ditanggung oleh PT Agrinas Pangan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam mengawal keberhasilan program KDKMP. Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro bakal memfokuskan pendampingan teknis dan pelatihan manajemen bagi para pengurus.
"Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen mendukung program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi di tingkat desa dan kelurahan," tegas Mimik.
Mimik optimistis, pelibatan UMKM lokal dalam ekosistem KDKMP dapat memperluas akses pasar, membuka lapangan kerja baru, dan memacu perputaran uang di tingkat tapak.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, dari total 207 KDKMP yang telah selesai dibangun di wilayah Sidoarjo, sebanyak 57 unit saat ini telah resmi beroperasi secara aktif. Pemkab Sidoarjo menargetkan penguatan kelembagaan di seluruh unit KDKMP dapat bertahap rampung demi mendukung ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi desa. (ivan)