SURABAYA, PustakaJC.co – Biro Administrasi Pembangunan (Biro AP) Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur menyiapkan strategi baru untuk mempercepat pembangunan infrastruktur melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Melalui konsep KPBU Next Level, Biro AP akan pro- aktif menawarkan paket proyek kepada calon investor, mulai dari pembangunan jalan, rumah sakit, hingga gedung.
Kepala Biro AP Setdaprov Jatim, R. Henggar Sulistiarto, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari pengembangan program Gerbang Baru Nusantara pada momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.
“Biro AP nanti yang akan mempromosikan dan menawarkan proyek-proyek itu. Misalkan rumah sakit, jalan, dan bangunan-bangunan yang sekiranya diperlukan,” ujar Henggar, saat menjelaskan konsep KPBU Next Level kepada Jurnalis PustakaJC.co, Selasa, (20/10/2026).
Ia menjelaskan, KPBU menjadi alternatif ketika pemerintah membutuhkan infrastruktur, tetapi anggaran daerah belum mencukupi untuk membiayai seluruh pembangunan sekaligus.
Melalui skema ini, badan usaha atau investor membiayai pembangunan sesuai perjanjian. Pemerintah kemudian membayar secara bertahap melalui APBD atau APBN selama masa kerja sama. Pembayaran juga dapat berasal dari tarif pengguna layanan, bergantung pada skema proyek.
Henggar mencontohkan, Biro AP dapat menawarkan pembangunan gedung rumah sakit dengan pilihan jumlah lantai, biaya, dan masa konsesi tertentu. Pemerintah daerah atau rumah sakit yang membutuhkan tinggal mempelajari penawaran tersebut, kemudian menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kemampuan pembayaran.
“Konsepnya seperti kredit kendaraan. Kami menawarkan paketnya, kemudian dibahas apakah sesuai dengan kebutuhan. Kalau ada penyesuaian, tentu dihitung kembali,” jelasnya.