Perkembangan karhutla di Arjuno-Welirang juga dilaporkan merembet ke area perkebunan warga di Petungombo, Desa Tambaksari, Kabupaten Pasuruan. Kondisi tersebut menambah perhatian terhadap potensi dampak kebakaran di luar kawasan hutan.
BPBD Jatim terus memantau perkembangan titik api dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk mengantisipasi perluasan kebakaran. Pemantauan diarahkan pada lokasi yang berpotensi menjadi jalur pergerakan api, termasuk kawasan yang berdekatan dengan aktivitas masyarakat.
Di sisi lain, jumlah titik api yang terpantau masih berubah-ubah. Pada Selasa pagi, sekitar 70 titik api terdeteksi, turun dari laporan sehari sebelumnya yang mencapai lebih dari 100 titik. Namun, perubahan jumlah titik api tidak dapat dijadikan satu-satunya indikator bahwa kebakaran telah terkendali.
Perkembangan tersebut perlu dibaca bersama kondisi lapangan, lokasi titik api, arah pergerakan kebakaran, dan hasil penanganan yang dilakukan tim gabungan. Selama masih terdapat titik api aktif, pemantauan dan upaya pengendalian tetap diperlukan untuk mencegah munculnya kembali api atau meluasnya kebakaran.