Mengenai target penurunan di daerah, TP PKK Jatim tidak menetapkan angka baku yang seragam bagi seluruh kabupaten dan kota. Program penanganan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik wilayah masing-masing melalui prioritas Kelompok Kerja (Pokja) 1 hingga 4.
"Misalnya ada daerah yang sudah tidak banyak anak balita, maka program lansianya yang lebih dibutuhkan," pungkas Arumi. (ivan)