SURABAYA, PustakaJC.co – Badan Pengurus Daerah Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (BPD Abujapi) Jawa Timur memperkuat koordinasi dengan Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jatim guna meningkatkan profesionalisme badan usaha jasa pengamanan (BUJP) dan kualitas layanan satuan pengamanan (Satpam).
Penguatan sinergi tersebut dilakukan melalui kegiatan silaturahmi dan rapat koordinasi BUJP di Surabaya, Selasa, (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi wadah untuk menyamakan pemahaman terkait regulasi, pengawasan operasional, serta peningkatan kompetensi personel pengamanan. Dilansir dari antaranews.com, Kamis, (29/10/2026).
Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Jatim Kombes Pol. Darman menegaskan, kemitraan antara Polri dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’ menjadi landasan untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Darman juga mendorong seluruh BUJP untuk meningkatkan koordinasi dengan Ditbinmas Polda Jatim. Selain itu, perusahaan jasa pengamanan diminta menjaga profesionalisme serta memastikan kesiapan operasional personel Satpam dalam menjalankan tugas.
Sementara itu, Ketua BPD Abujapi Jatim Musfiroh Agus Sumitro menyampaikan tiga fokus utama organisasi, yakni penguatan keanggotaan, kepatuhan terhadap regulasi pemerintah, serta pembinaan dan peningkatan kompetensi Satpam.
“Penguatan organisasi dan keanggotaan, kepatuhan terhadap regulasi pemerintah, serta pembinaan dan peningkatan kompetensi Satpam menjadi tiga fokus utama yang perlu menjadi perhatian bersama,” katanya.
Menurut Musfiroh, setiap BUJP juga perlu memperbarui administrasi keanggotaan, memenuhi kewajiban perizinan, serta menerapkan kode etik dalam menjalankan usaha. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga integritas industri jasa pengamanan sekaligus mencegah persaingan usaha yang tidak sehat.
Dalam rapat koordinasi tersebut, peserta turut membahas regulasi perizinan berusaha berbasis risiko, pekerjaan alih daya, pengawasan operasional BUJP, serta pemutakhiran Surat Izin Operasional (SIO).
Selain itu, peserta memperoleh sosialisasi mengenai sistem digital Abujapi yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan administrasi keanggotaan, termasuk pengurusan Sertifikat Tanda Anggota (STA).
Melalui kegiatan ini, BPD Abujapi Jatim berharap koordinasi dengan Polri dan para pemangku kepentingan semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong tata kelola BUJP yang lebih tertib, meningkatkan kompetensi tenaga pengamanan, serta menjaga kualitas layanan jasa pengamanan di Jawa Timur. (ivan)