Hujan di Sejumlah Wilayah Jatim Dipicu Operasi Modifikasi Cuaca, Kemarau Masih Berlangsung

pemerintahan | 28 Oktober 2026 17:45

Hujan di Sejumlah Wilayah Jatim Dipicu Operasi Modifikasi Cuaca, Kemarau Masih Berlangsung
Tufiq Hermawan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo saat memaparkan materi kondisi cuaca di Jawa Timur saat ini di Surabaya. (dok suarasurabaya)

SURABAYA, PustakaJC.co - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Jawa Timur dalam beberapa hari terakhir bukan menandakan mulainya musim hujan, melainkan dampak dari Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang digelar pemerintah.

 

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Hermawan, menjelaskan bahwa fenomena hujan yang terjadi di beberapa daerah—termasuk Kota Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, hingga Probolinggo—merupakan hasil intervensi cuaca yang dipicu oleh jalur penerbangan (sorti) OMC. Dilansir dari suarasurabaya.net, Rabu, (28/10/2026).

 

"Hujan yang terjadi di daerah itu dipicu oleh adanya OMC yang dilakukan oleh tim BMKG, BRIN, dan teman-teman dari BPBD Provinsi. Sorti yang dilakukan ada track-nya mengarah ke daerah Sidoarjo, Probolinggo, dan sebagian Pasuruan, sehingga mengakibatkan hujan di wilayah tersebut," ujar Taufiq dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peliputan Bencana Jawa Timur di Surabaya, Rabu, (28/10/2026).