Karhutla Bromo dan Ijen Tekan Kunjungan Wisatawan ke Jawa Timur pada September 2026

pemerintahan | 05 November 2026 08:06

Karhutla Bromo dan Ijen Tekan Kunjungan Wisatawan ke Jawa Timur pada September 2026
Plt Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur, Herum Fajarwati. (dok jawapos)

SURABAYA, PustakaJC.co – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen dan Gunung Bromo berdampak terhadap pergerakan pariwisata di Jawa Timur. Penutupan sementara dua destinasi unggulan tersebut turut memengaruhi penurunan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) maupun wisatawan nusantara (wisnus) pada September 2026.

 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, jumlah kunjungan wisman ke Jawa Timur pada September 2026 tercatat sebanyak 38.602 kunjungan. Angka tersebut turun 5,90 persen dibandingkan Agustus 2026. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Kamis, (5/11/2026).

 

Penurunan juga terjadi pada perjalanan wisatawan nusantara. BPS mencatat sebanyak 15,72 juta perjalanan wisnus ke Jawa Timur pada September 2026, atau mengalami kontraksi sebesar 4,41 persen secara bulanan (month-to-month).

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Provinsi Jawa Timur Herum Fajarwati menjelaskan, penurunan tersebut tidak terlepas dari penutupan sementara Gunung Bromo dan Kawah Ijen akibat karhutla.

 

Kawah Ijen ditutup pada 4–27 September 2026, sedangkan kawasan Gunung Bromo tidak menerima kunjungan wisatawan pada 12–18 September 2026.

 

“Karena Bromo dan Ijen ini kan paling disukai wisman maupun wisnus. Jadi begitu dilakukan penutupan otomatis ada penurunan,” ujar Herum, Senin (2/11).