Selain itu, terdapat cabang olahraga ekshibisi POPDA yang mempertandingkan tiga cabang olahraga. Kegiatan tersebut diikuti 32 kontingen dengan jumlah 347 atlet dan 109 pelatih serta ofisial. Total kepesertaannya mencapai 456 orang.
Secara keseluruhan, POPDA XV, PEPARPEDA III, dan cabang olahraga ekshibisi melibatkan 8.635 peserta.
Rangkaian pertandingan berlangsung pada 29 Oktober hingga 11 November 2026. Kabupaten Ngawi menjadi pusat penyelenggaraan dengan sejumlah lokasi pertandingan turut tersebar di Kota Surabaya, Kota Madiun, dan Kabupaten Magetan.
Prosesi pembukaan ditandai dengan penyalaan api kaldron oleh Emil Elestianto Dardak bersama Ketua Perwosi Jawa Timur Arumi Bachsin, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, perwakilan Forkopimda, Kepala Dispora Jatim M. Hadi Wawan Guntoro, serta Ketua NPCI Jatim Imam Kuncoro.
Pembukaan juga dimeriahkan Tari Kolosal “Gelora Pahargyan”, parade defile maskot POPDA XV dan PEPARPEDA III, serta defile 38 kontingen kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Maskot yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut bernama Bubu, yang merepresentasikan satwa khas Kabupaten Ngawi dari kawasan Taman Wisata Tawun, yakni Bulus Tawun.
Melalui penyelenggaraan ini, Pemprov Jatim berharap POPDA dan PEPARPEDA tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi sekaligus memperkuat semangat kesetaraan dalam dunia olahraga. (ivan)