Emil Dardak Buka POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026, Diikuti 8.635 Peserta

pemerintahan | 08 November 2026 12:20

Emil Dardak Buka POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026, Diikuti 8.635 Peserta
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Ketua Perwosi Jatim Arumi Bachsin dan sejumlah pejabat menyalakan api kaldron sebagai tanda dibukanya POPDA XV dan PEPARPEDA III Jawa Timur 2026 di Alun-Alun Merdeka, Kabupaten Ngawi. (dok kominfo)

NGAWI, PustakaJC.co – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (PEPARPEDA) III Jawa Timur 2026. Ajang olahraga pelajar tersebut diikuti sebanyak 8.635 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.

 

Pembukaan berlangsung di Alun-Alun Merdeka, Kabupaten Ngawi, Jumat, (6/11/2026) malam. Kegiatan mengusung tema “Berprestasi, Sportif, Inklusif untuk Jawa Timur Maju”. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Minggu, (8/11/2026).

 

Dalam sambutannya, Emil mengatakan POPDA dan PEPARPEDA menjadi agenda penting Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial yang dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

 

Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta mental juara bagi generasi muda.

 

“Kita butuh generasi masa depan yang tangguh. Karena tantangan masa depan tidak mudah bagi bangsa dan negara kita. Kita juga tentu ingin mengembangkan olahraga kita, karena olahraga menjadi salah satu kebanggaan bagi bangsa dan negara kita,” ujar Emil.

 

 

Ia juga menegaskan bahwa kesempatan berprestasi di bidang olahraga harus terbuka bagi seluruh kalangan, termasuk pelajar penyandang disabilitas.

 

Emil menilai penyelenggaraan PEPARPEDA menjadi bagian penting dalam mewujudkan olahraga yang inklusif di Jawa Timur. Dengan demikian, setiap pelajar memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya.

 

“Jawa Timur adalah milik kita semuanya, termasuk saudara-saudari kita yang memiliki kebutuhan khusus, penyandang disabilitas, difabel. Semuanya juga harus bisa menyalurkan bakatnya di bidang olahraga,” katanya.

 

Emil berharap penyelenggaraan POPDA dan PEPARPEDA di Kabupaten Ngawi dapat menjadi momentum memperkuat semangat olahraga sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada para peserta dari berbagai wilayah.

 

Ia menyebut keindahan alam, destinasi wisata, kuliner, UMKM, hingga kerajinan lokal Ngawi dapat menjadi pengalaman tersendiri bagi atlet, pelatih, dan ofisial yang hadir.

 

Sementara itu, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menyampaikan harapannya agar Kabupaten Ngawi sebagai tuan rumah dapat menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Berdasarkan data penyelenggara, POPDA XV mempertandingkan 29 cabang olahraga (cabor) dengan melibatkan 38 kontingen. Jumlah peserta terdiri atas 5.902 atlet serta 1.865 pelatih dan ofisial, sehingga total kepesertaannya mencapai 7.767 orang.

 

Adapun PEPARPEDA III mempertandingkan empat cabang olahraga dengan diikuti 33 kontingen. Ajang ini melibatkan 266 atlet serta 146 pelatih dan ofisial, dengan total 412 peserta.

 

 

 

Selain itu, terdapat cabang olahraga ekshibisi POPDA yang mempertandingkan tiga cabang olahraga. Kegiatan tersebut diikuti 32 kontingen dengan jumlah 347 atlet dan 109 pelatih serta ofisial. Total kepesertaannya mencapai 456 orang.

 

Secara keseluruhan, POPDA XV, PEPARPEDA III, dan cabang olahraga ekshibisi melibatkan 8.635 peserta.

 

Rangkaian pertandingan berlangsung pada 29 Oktober hingga 11 November 2026. Kabupaten Ngawi menjadi pusat penyelenggaraan dengan sejumlah lokasi pertandingan turut tersebar di Kota Surabaya, Kota Madiun, dan Kabupaten Magetan.

 

Prosesi pembukaan ditandai dengan penyalaan api kaldron oleh Emil Elestianto Dardak bersama Ketua Perwosi Jawa Timur Arumi Bachsin, Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, perwakilan Forkopimda, Kepala Dispora Jatim M. Hadi Wawan Guntoro, serta Ketua NPCI Jatim Imam Kuncoro.

 

Pembukaan juga dimeriahkan Tari Kolosal “Gelora Pahargyan”, parade defile maskot POPDA XV dan PEPARPEDA III, serta defile 38 kontingen kabupaten/kota se-Jawa Timur.

 

Maskot yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut bernama Bubu, yang merepresentasikan satwa khas Kabupaten Ngawi dari kawasan Taman Wisata Tawun, yakni Bulus Tawun.

 

Melalui penyelenggaraan ini, Pemprov Jatim berharap POPDA dan PEPARPEDA tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi sekaligus memperkuat semangat kesetaraan dalam dunia olahraga. (ivan)