Upaya Lanjutan Penanganan Kekeringan
Sebagai langkah penanganan jangka panjang selama kemarau, Pemprov Jatim berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengkaji kemungkinan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Khofifah juga mengimbau masyarakat untuk memperbanyak doa dan menggelar shalat Istisqa.
Katinem, salah seorang warga terdampak di Dusun Rampalombo, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, sumur warga kerap surut setiap musim kemarau sehingga sebagian masyarakat harus mengeluarkan biaya ekstra untuk membeli air.
"Alhamdulillah, bantuan air bersih dari Bu Khofifah ini sangat membantu untuk kebutuhan memasak, mandi, dan keperluan harian lainnya," ujar Katinem.
Melalui penyaluran bantuan ini, Pemprov Jatim berharap kebutuhan dasar masyarakat terdampak kekeringan di Kabupaten Blitar dapat terus terpenuhi hingga musim kemarau berakhir. Sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalkan dampak bencana kekeringan di Jawa Timur. (ivan)