SURABAYA, PustakaJC.co — Menjelang peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar acara doa, zikir, dan khotmil Qur'an bersama 4.000 hafidz dan hafidzah di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Minggu, (11/10/2026).
Dalam kegiatan religi tersebut, para penghafal Al-Qur'an berhasil menyelesaikan 810 kali khataman Al-Qur'an sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kedamaian bagi masyarakat Jawa Timur serta bangsa Indonesia. Dilansir dari antaranews.com, Minggu, (11/10/2026).
"Doa yang luar biasa mengiringi Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. Melalui Al-Qur'an secara berjamaah yang sudah dikhatamkan 810 kali, mudah-mudahan Allah menganugerahkan rida dan barakah-Nya untuk kita semua. Jawa Timur barokah, Indonesia barokah, aman, dan damai," ujar Khofifah dalam sambutannya di Surabaya, Minggu.
Prosesi khotmil Qur'an dan doa bersama ini dipimpin oleh ulama internasional, Syeikh Prof. Dr. Muhammad Fadhil Al Jailani. Rangkaian pembacaan surah pendek (Ad-Dhuha hingga An-Nas) dipimpin oleh KH. A. Muzakky Al Hafidz, kemudian ditutup dengan doa khotmil Qur'an oleh Imam Besar Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, KH. Abdul Hamid Abdullah.
Selain agenda keagamaan, Gubernur Khofifah juga menyerahkan santunan kepada 81 anak yatim serta memimpin pengundian 12 paket umrah bagi wajib pajak patuh tahap III tahun 2026. Proses pengundian disaksikan langsung oleh pihak notaris, kepolisian dari Polsek Jambangan, serta perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jatim.
Apresiasi dan Imbauan Salat Istiska
Dalam kesempatan yang sama, Syeikh Muhammad Fadhil Al Jailani menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Khofifah atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan keagamaan yang melibatkan ribuan hafidz.
Beliau juga mengajak seluruh jamaah membaca selawat untuk memohon perlindungan dari bencana dan agar diturunkan hujan yang membawa manfaat.
"Semoga dengan bacaan selawat ini kita semua diberikan keberkahan, utamanya diberikan hujan yang penuh manfaat, jauh dari bahaya dan banjir, serta menyejukkan bagi seluruh masyarakat Jawa Timur dan Indonesia," tuturnya.
Syeikh Fadhil turut memberikan wasiat kepada masyarakat untuk melaksanakan salat istiska (meminta hujan) setiap hari Jumat setelah pelaksanaan salat Jumat sebagai ikhtiar memohon rahmat Allah SWT.
Agenda Lanjutan di Atas KRI Makassar 590
Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur masih akan berlanjut. Khofifah mengungkapkan, Pemprov Jatim dijadwalkan menggelar salat tahajud bersama pada Selasa (13/10/2026) mendatang.
Uniknya, ibadah malam tersebut akan dilaksanakan di atas geladak kapal perang Kapal Republik Indonesia (KRI) Makassar 590 dalam pelayaran menuju Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Madura, dengan dipimpin langsung oleh KH. A. Muzakky Al Hafidz. (ivan)