Khofifah menegaskan bahwa pengabdian para korban di tengah tingginya risiko kebakaran merupakan bentuk dedikasi dan kepedulian nyata dalam penanganan bencana serta perlindungan kawasan hutan. Menurutnya, duka ini tidak hanya dirasakan oleh keluarga korban, melainkan juga menjadi duka mendalam bagi seluruh masyarakat Jawa Timur.
Atas keberanian dan pengorbanan tersebut, Gubernur Jatim memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para petugas dan relawan yang berada di garis depan pemadaman api.
“Di tengah risiko yang besar, mereka berupaya memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas. Pengabdian mereka menjadi pengingat akan besarnya dedikasi orang-orang yang berada di garis depan dalam penanganan bencana,” tuturnya.