Selain menyampaikan belasungkawa, Pemprov Jawa Timur juga menyiapkan bantuan berupa santunan duka cita sebesar Rp10 juta kepada masing-masing keluarga korban yang meninggal dunia.
“Semoga santunan ini dapat sedikit membantu keluarga yang ditinggalkan. Kami memahami bahwa bantuan materi tidak akan dapat menggantikan kehilangan orang-orang tercinta, tetapi kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban keluarga yang sedang berduka,” jelas Khofifah.
Tak hanya bagi korban tewas, Khofifah turut mendoakan para petugas lain yang mengalami luka-luka agar segera diberikan kesembuhan dan kekuatan selama menjalani perawatan medis.
Menutup keterangannya, Khofifah mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian kawasan hutan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya di area-area yang rawan terbakar.
“Semoga musibah ini menjadi pengingat bagi kita untuk semakin peduli terhadap kelestarian alam, sekaligus memberikan perhatian besar terhadap keselamatan setiap personel yang bertugas dalam penanganan bencana,” pungkasnya. (ivan)