MALANG, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan pengabdian seluruh kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Jawa Timur. Peran strategis para kader dinilai sangat krusial dalam mendampingi keluarga, mulai dari upaya penguatan ketahanan pangan, percepatan penurunan angka stunting, hingga pengawasan dan pendampingan tumbuh kembang anak.
Apresiasi mendalam tersebut disampaikan Gubernur Khofifah saat menghadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 sekaligus Jambore Kader PKK Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Kota Malang, Senin, (26/10/2026).
Dalam momen penting bagi gerakan pemberdayaan keluarga tersebut, Gubernur Khofifah secara simbolis menyerahkan sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya Adhi Bhakti Utama dan Adhi Bhakti Pratama, serta penghargaan Lomba Desa dan Kelurahan yang berpredikat sebagai Mitra Strategis PKK. Dilansir dari kominfojatim.go.id, Selasa, (27/10/2026).
“Terima kasih kepada seluruh kader PKK Jawa Timur atas dedikasi dan pengabdian tanpa lelah dalam mendampingi keluarga, mulai dari penguatan ketahanan pangan, penurunan stunting, hingga pendampingan anak secara berkelanjutan,” ujar Khofifah di hadapan ratusan kader yang hadir.
Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menambahkan, kerja keras dan pendampingan konsisten dari kader PKK menjadi pilar utama dalam membangun fondasi ketahanan keluarga. Ia menitikberatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan ekosistem pendukung lahirnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.
"Sinergi dan kolaborasi berbagai pihak sangat diperlukan agar anak-anak di Jawa Timur dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang berkarakter kuat, berintegritas, serta memegang teguh nilai-nilai kebaikan. Harapan kita bersama, upaya ini mampu melahirkan generasi emas yang saleh dan salihah," tegasnya.
Senada dengan Gubernur, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, menegaskan bahwa esensi utama dari gerakan PKK bukan sekadar diukur dari banyaknya jumlah kegiatan yang terlaksana, melainkan dari soliditas dan kesatuan langkah seluruh kader.
“Hari Kesatuan Gerak PKK mengingatkan kita bahwa kekuatan PKK bukanlah terletak pada banyaknya kegiatan, tetapi pada kebersamaan kita—satu hati, satu tujuan, dan satu langkah yang searah. Kami ingin merayakan kebersamaan ini sekaligus memberikan ruang bagi para kader untuk terus belajar dan tumbuh,” tutur Arumi.
Arumi menambahkan, gelaran HKG PKK dan Jambore Kader ini dirancang menjadi wahana efektif untuk mempererat silaturahmi, mengasah kapasitas diri, serta memompa semangat pengabdian kader dalam menjalankan program-program prioritas pemberdayaan keluarga di pelosok desa dan kelurahan.
Pada kesempatan itu, Arumi juga menyerahkan piala dan penghargaan kepada pemenang berbagai perlombaan inovatif, seperti Lomba Film Pendek bertema Cegah Judi Online, Lomba Monolog Remaja, Lomba Video Aku Hati PKK, hingga Lomba Kader Pendamping ASI Eksklusif.
Rangkaian acara diawali dengan pemukulan gong oleh Gubernur Khofifah yang didampingi oleh Arumi Bachsin Emil Dardak, Bupati Malang Sanusi, dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Shodiqin. Momen bersejarah tersebut kemudian ditutup dengan pemotongan dan penyerahan tumpeng oleh Arumi kepada Gubernur Khofifah sebagai simbol rasa syukur atas pencapaian dan pengabdian PKK Jatim.
Melalui peringatan HKG PKK ke-54 dan Jambore Kader PKK 2026 ini, gerakan PKK Jawa Timur diharapkan makin solid dan proaktif dalam memperkuat ketahanan keluarga serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas dan berkelanjutan. (ivan)