Khofifah Resmikan Stasiun CNG Gresik, Langkah Nyata Wujudkan Green Economy Jatim

parlemen | 29 Juli 2025 18:13

Khofifah Resmikan Stasiun CNG Gresik, Langkah Nyata Wujudkan Green Economy Jatim
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meresmikan Compressed Natural Gas (CNG) Station Gresik di Kawasan Industri Maspion Manyar, Gresik. (dok detik)

GRESIK, PustakaJC.co - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menegaskan komitmennya membangun ekonomi hijau. Senin, (28/7/2025), Khofifah meresmikan Compressed Natural Gas (CNG) Station di Kawasan Industri Maspion Manyar, Gresik. Fasilitas ini menjadi bagian dari ekosistem green energy yang terus dikembangkan Pemprov Jatim.

 

CNG Station Gresik yang dioperasikan oleh PT Petrogas Jatim Utama (PJU) memiliki kapasitas hingga 2,0 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD). Proyek ini dimulai setelah PT PJU resmi mengantongi Izin Usaha Niaga Migas dari Kementerian ESDM pada 23 Juni 2025. Dilansir dari detik.com, Selasa, (29/7/1025).

 

“Komitmen kita untuk membangun green economy terus berjalan. Dari green economy menuju blue economy juga terus bergerak,” tegas Khofifah dalam sambutannya.

Khofifah menyebut, kehadiran stasiun gas ini bukan hanya menjadi penguat transisi energi bersih di sektor industri, tapi juga penguat ketahanan energi daerah.

 

“Penyaluran ke sektor industri menjadi bagian dari kepedulian kita terhadap alam dan lingkungan,” lanjutnya.

 

Dari data Pemprov Jatim per Desember 2024, produksi gas bumi Jatim mencapai 733,79 MMSCFD, menempatkan Jatim di posisi ketiga sebagai daerah penghasil migas terbesar nasional setelah Riau dan Kalimantan Timur.

Khofifah optimistis potensi tersebut akan mempercepat pertumbuhan ekonomi hijau tanpa ketergantungan pada energi fosil, namun tetap ramah lingkungan.

 

“Semoga peresmian ini menjadi titik tolak penguatan ekonomi sekaligus perluasan akses energi bersih. Kehadirannya bisa membawa keberkahan nyata bagi masyarakat Gresik dan Jawa Timur secara keseluruhan,” pungkas Gubernur Jatim ini.

 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemprov dan berharap manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

Sementara itu, Komisaris Utama PT PJU Achmad Fauzi menambahkan bahwa ini merupakan lompatan strategis PJU setelah puluhan tahun hanya menjual gas ke PLN.

 

“Kami akan mengembangkan kerja sama dengan sektor industri lainnya, termasuk penyediaan gas untuk rumah tangga,” kata Fauzi.

Ia menekankan bahwa sinergi antara Petrogas dan sektor swasta akan mendorong peningkatan dividen dan manfaat langsung bagi masyarakat.

 

Langkah Pemprov Jatim melalui pengoperasian CNG Station Gresik menjadi simbol transisi energi yang berkelanjutan dan bersih. Dengan memperkuat infrastruktur energi hijau, Jawa Timur bergerak pasti menuju masa depan rendah karbon dan berdaya saing global. (ivan)