BAWEAN, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun langsung ke Pulau Bawean, Gresik, menyerahkan ribuan paket sembako dan logistik bahan pokok bagi warga terdampak lonjakan harga akibat distribusi terhambat gelombang laut tinggi.
Selama hampir sepekan, stok pangan menipis. Harga telur melonjak hingga Rp60 ribu/kg, daging ayam tembus Rp80–90 ribu/kg.
“Ini bagian dari operasi kemanusiaan. Kami ingin memastikan masyarakat Bawean tidak terbebani kenaikan harga akibat gelombang tinggi,” tegas Khofifah saat menyalurkan bantuan di Ponpes Hasan Jufri, Kecamatan Sangkapura.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi:
• 10 ton beras Bulog
• 1 ton minyak goreng
• 1 ton telur
• 1 ton gula
• 750 kg daging ayam frozen
• Bawang merah, bawang putih, cabai, biskuit, susu, madu
• 50 tabung Bright Gas 12 kg
• 4.135 paket sembako Mayapada
Selain bahan pokok, Khofifah menyerahkan 33 alat bantu mobilitas bagi lansia dan penyandang disabilitas senilai Rp173 juta.
Bantuan sosial juga digulirkan:
• PKH Plus untuk 30 keluarga Rp500 ribu per triwulan plus sembako
• Bantuan kemiskinan ekstrem bagi 50 orang Rp1,5 juta per tahun per orang
• Bantuan operasional 19 pendamping PKH Plus Rp900 ribu per triwulan per orang
• Tali asih Tagana (4 orang) Rp750 ribu per triwulan per orang
• Bantuan TKSK (2 orang) Rp1,5 juta per triwulan per orang
• Paket sembako khusus nelayan Bawean
Distribusi bantuan ini tidak lepas dari dukungan TNI AL. KRI Surabaya 591 dikerahkan untuk mengangkut logistik.
“Terima kasih Pangkoarmada II dan Dankodaeral V atas respon cepatnya. Kapal perang langsung diturunkan, ini bentuk solidaritas kemanusiaan,” ujar Khofifah.
Sekdaprov Jatim sekaligus Kepala BPBD, Adhy Karyono, memastikan arahan Gubernur dijalankan ketat.
“Ibu Gubernur berpesan jangan sampai molor hingga Senin. Alhamdulillah, dalam waktu 10 jam kapal sudah merapat, pagi ini langsung unloading logistik,” jelasnya.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) mengapresiasi langkah cepat Pemprov Jatim.
“Ini bukti nyata kasih sayang Ibu Gubernur kepada warga Bawean. Responsnya sangat cepat dan manfaatnya langsung dirasakan,” katanya.
Warga pun bersyukur. Daifi, Kepala Desa Suwari, mengaku lega karena stok di pasar sudah hampir habis.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu. Harga ayam sempat Rp90 ribu/kg, sekarang beban kami berkurang,” ujarnya.
Senada, Rohmaya, ibu rumah tangga dari Desa Lebak, merasa sangat terbantu.
“Dengan adanya beras, telur, dan susu ini, anak-anak bisa tetap makan bergizi. Terima kasih Ibu Khofifah,” ungkapnya.
Dengan sinergi Pemprov, Pemkab, BPBD, Bulog, dan TNI AL, ribuan bantuan kini terdistribusi di Sangkapura, Tambak, dua pesantren, dan empat desa. Harapannya, harga pangan di Bawean segera stabil dan masyarakat dapat kembali tenang. (ivan)