Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pemprov Jatim menyiapkan Sistem Informasi Data Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang terintegrasi dari proses pengajuan, verifikasi lapangan, hingga penetapan penerima.
“Hingga kini, sistem tersebut telah merekam 94.515 data dengan tingkat validasi mencapai 96 persen,”ungkap Khofifah.
Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menilai program KUR Perumahan dan FLPP mampu memberikan manfaat ganda—baik bagi masyarakat maupun ekonomi daerah.
“Program ini memberi manfaat nyata, bukan hanya menyediakan rumah, tetapi juga menggerakkan ekonomi dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.