SURABAYA, PustakaJC.co — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh Forkopimda se-Jatim untuk memperkuat sinergi menjaga kerukunan dan keamanan wilayah melalui “Rembug Nyekrup” yang digelar di Grand City Convention Surabaya, Selasa, (4/11/2025).
“Sering kita rembukan, tapi belum tentu nyekrup. Dengan rakor ini, kita bisa sinkron dan mengeksekusi langkah bersama menjaga kamtibmas,” tegas Khofifah, dikutip dari bhirawaonline.co.id, Rabu, (5/11/2025).
Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk dalam penanganan kemiskinan ekstrem, ketahanan pangan, hingga pemberantasan narkotika yang kini dikategorikan sebagai extra ordinary crime.
Khofifah juga menyinggung program Rumah Restorative Justice (RJ) hasil kerja sama dengan Kejaksaan Negeri se-Jatim. “Rumah RJ bukan hanya solusi jangka pendek, tapi juga jangka panjang untuk membangun harmoni sosial,” ujarnya.
Sementara itu, Wamendagri Akhmad Wiyagus menegaskan Forkopimda memiliki tanggung jawab konstitusional menjaga stabilitas pemerintahan, keamanan, dan pelayanan publik. Ia menyoroti pentingnya reaktivasi Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang mencapai 117.210 titik di Jatim sebagai modal sosial besar dalam deteksi dini gangguan kamtibmas.
“Koordinasi kuat antara pusat dan daerah mutlak diperlukan agar manfaat kebijakan nasional benar-benar dirasakan rakyat,” tandasnya. (ivan)