SURABAYA, PustakaJC.co - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong masjid tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga motor penggerak ekonomi dan destinasi wisata religi. Pesan ini ia sampaikan saat menyerahkan Masjid Award 2025 kepada 31 masjid terbaik di Islamic Center Surabaya, Jumat, (6/12/2025).
Dalam acara yang digelar berdasarkan SK PW DMI Jatim No.16/SK/PW-DMI/JTM/XII/2025, Khofifah menekankan pentingnya dakwah yang didukung kemandirian finansial. dilansir dari kominfojatim.go.id, Senin, (8/12/2025).
“Dakwah bil lisan harus ditopang dakwah bil mal. Masjid perlu menjadi pusat kekuatan ekonomi umat,”ujarnya.
Ia hadir bersama Ketua PW DMI Jatim Dr. KHM Sudjak M.Ag, serta Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Wisata Religi PP DMI, Dr. KH Anang Rikza Masyhadi.
Penghargaan Masjid Award tahun ini mencakup enam kategori, dengan juara pertama sebagai berikut:
• Masjid Agung: Masjid Al-Fatah Kota Mojokerto
• Masjid Besar: Masjid Baitul Falah Kabupaten Pasuruan
• Masjid Jamik: Masjid Baitis Salam Kabupaten Probolinggo
• Masjid Perkantoran/Rest Area: Masjid Ussisa Ala Taqwa Pasuruan
• Masjid Kampung/Perumahan: Masjid Al Kholid Kabupaten Kediri
• Kategori Musholla: Musholla Al Mujahidin Sumenep
Masjid dari Surabaya, Blitar, Bondowoso, Gresik, Ponorogo, Pacitan, Madiun, hingga Probolinggo menempati posisi juara dua, tiga, dan juara harapan.
Khofifah mencontohkan sejumlah masjid yang sudah menjalankan konsep dakwah bil mal, seperti:
• Masjid di Bojonegoro yang mengembangkan budidaya pisang dan menjual pelepahnya sebagai pakan jangkrik.
• Masjid di Blitar yang menampilkan desain ala Masjid Nabawi lengkap dengan karpet dan parfum khasnya.
Ia sekaligus menyampaikan lima peluang ekonomi bagi DMI se-Jatim, meliputi:
1. Pengembangan sapi perah dengan dukungan anggaran Kementan Rp2,4 triliun.
2. Industri indukan ayam petelur.
3. Pembukaan 70 hektare lahan tebu.
4. Pengembangan ikan lele untuk pasar ekspor.
5. Peluang kontrak suplai bahan makanan jamaah haji ke Arab Saudi.
KH Anang Rikza Masyhadi menambahkan bahwa masjid harus menjadi destinasi yang memberi manfaat jasmani dan rohani bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan Masjid Award 2025 juga mencakup penandatanganan kerja sama antara DMI Jatim dan sejumlah institusi, seperti Kanwil BPN Jatim untuk penguatan wakaf masjid, ITS, dan Unisda Lamongan. Acara ditutup dengan tahlil dan doa bersama untuk korban banjir di Sumut, Sumbar, dan Aceh, serta penyerahan Tunjangan Kehormatan Imam Masjid (TKIM) oleh Gubernur Khofifah. (ivan)