SURABAYA, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan penyebaran virus influenza A(H3N2) subclade K di wilayah Jatim hingga akhir 2025 masih dalam kondisi terkendali. Masyarakat diimbau tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, berdasarkan hasil surveilans dan pemeriksaan laboratorium rujukan Kementerian Kesehatan RI, varian influenza tersebut tidak menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan varian influenza lainnya. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Selasa, (6/1/2026).
“Virus influenza A(H3N2) subclade K tidak berbahaya dan tidak mematikan. Di Jawa Timur, situasinya masih terkendali dengan baik,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin, (5/1/2026).