Khofifah Resmikan RSNU Pasuruan, Dorong Layanan Kesehatan Profesional dan Inklusif

parlemen | 27 Januari 2026 15:04

Khofifah Resmikan RSNU Pasuruan, Dorong Layanan Kesehatan Profesional dan Inklusif
Pesankan Penguatan Managerial Skill untuk Wujudkan Rumah Sakit Profesional dan Akuntabel. (dok istimewa)

PASURUAN, PustakaJC.co - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Pasuruan yang berlokasi di Jalan Raya Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Senin, (26/1/2026). Kehadiran RSNU diharapkan memperkuat akses layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.

 

Khofifah menegaskan bahwa rumah sakit NU bukan sekadar bangunan fisik, tetapi representasi kepedulian dan peran nyata Nahdlatul Ulama dalam menjawab kebutuhan umat, khususnya di bidang kesehatan.

 

“Hadirnya RSNU akan menguatkan layanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Khofifah yang juga Ketua Umum Dewan Pembina Muslimat NU.

 

 

Menurutnya, peningkatan kualitas layanan kesehatan harus dibarengi dengan penguatan kemampuan manajerial. Ia menilai kepemimpinan di lingkungan NU sudah kuat, namun perlu dilengkapi dengan manajerial skill agar pengelolaan rumah sakit berjalan profesional dan akuntabel.

 

Khofifah bahkan merekomendasikan pengelola RSNU untuk memperdalam literatur kepemimpinan dan manajemen sebagai bekal membangun rumah sakit yang berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai khidmah NU.

 

“Kita berharap RSNU Pasuruan dikelola secara profesional dengan mengutamakan mutu dan keselamatan pasien,” tegasnya.

 

 

 

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan bahwa penguatan manajemen di sektor kesehatan sejalan dengan visi Jatim Sehat, salah satu program prioritas dalam Nawa Bhakti Satya. Jatim Sehat, kata dia, tidak hanya dimaknai sebagai kondisi bebas penyakit, tetapi juga jaminan akses layanan kesehatan yang merata, aman, dan berkeadilan.

 

“Kehadiran RSNU Pasuruan menjadi bagian penting dari ekosistem Jatim Sehat,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat, termasuk NU, yang memiliki jejaring sosial dan keumatan luas hingga ke akar rumput.

 

“Pembangunan kesehatan tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Kolaborasi menjadi kunci,” katanya.

 

 

 

Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan Shobih Ansori menyambut baik diresmikannya RSNU Pasuruan. Ia menyatakan pemerintah daerah siap mendukung pengelolaan RSNU agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.

 

“Kami mendukung penuh RSNU agar terus berkolaborasi dan memberikan pelayanan kesehatan yang prima,” ujarnya.

 

Hal senada disampaikan Alma, warga Pasuruan, yang mengaku bersyukur dengan hadirnya RSNU. Menurutnya, rumah sakit tersebut memudahkan akses layanan kesehatan sekaligus menjadi contoh pengembangan rumah sakit NU di Jawa Timur.

 

Peresmian RSNU Pasuruan ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Khofifah, didampingi Wakil Bupati Pasuruan, Ketua PWNU Jawa Timur, Ketua Yayasan Kesehatan Nahdliyyin, serta Ketua PCNU Pasuruan.