SURABAYA, PustakaJC.co – PT BPR Jatim (Perseroda) atau Bank UMKM Jawa Timur terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Dalam Misi Dagang dan Investasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah yang digelar di Semarang, Kamis, (29/1/2026), Bank UMKM membawa misi khusus: memperkenalkan potensi Salak Bangkalan ke pasar nasional.
Selama ini, pasar salak nasional didominasi oleh varietas Salak Pondoh dan Salak Bali. Padahal, Jawa Timur memiliki kekayaan hayati lain yang tak kalah unik, yakni Salak Bangkalan, dengan karakteristik rasa dan tekstur yang berbeda. Dilansir dari bhirawaonline.co.id, Minggu, (1/2/2026).
Untuk mengangkat potensi tersebut, Bank UMKM menggandeng mitra binaannya, UD Budi Jaya, usaha kreatif asal Bangkalan milik Saniyah. Produk olahan Salak Bangkalan diperkenalkan langsung kepada calon buyer dan investor dalam forum misi dagang lintas provinsi tersebut.
Direktur Utama Bank UMKM Jawa Timur, Irwan Eka Wijaya Arsyad, yang hadir langsung dalam kegiatan itu, menyampaikan bahwa keikutsertaan UMKM binaan merupakan bagian dari strategi pendampingan usaha dari hulu hingga hilir.
“Kami sengaja membawa Salak Bangkalan ke Semarang untuk membuktikan bahwa produk lokal yang selama ini dianggap kurang kompetitif bisa menjadi primadona jika dikembangkan dengan inovasi. Bank UMKM ingin memastikan nasabah memiliki akses langsung ke pasar di luar daerah,” ujarnya, Jumat, (30/1/2026).