SURABAYA, PustakaJC.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat meneladani akhlakul karimah yang diajarkan Sunan Ampel dalam peringatan Haul Agung ke-549 Sunan Ampel di Kompleks Makam Sunan Ampel, Surabaya, Jumat, (6/2/2026) malam.
Menurut Khofifah, ajaran Sunan Ampel menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang beradab, santun, dan berakhlak. Ia menyebut Jawa Timur patut bersyukur karena menjadi tempat dakwah lima dari sembilan Wali Songo. Dilansir dari antaranews.com, Sabtu, (7/2/2026).
“Bersyukurlah kita bahwa Allah menurunkan lima dari sembilan Wali Songo di Jawa Timur. Para wali inilah yang menuntun kita untuk membaca shalawat, berdzikir, dan secara khusus Sunan Ampel mengajarkan kesantunan, akhlakul karimah, serta tata krama yang patut menjadi patokan kita,” ujar Khofifah.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah hadir bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi. Keduanya mengikuti rangkaian doa, dzikir, dan tahlil di depan pusara Sunan Ampel bersama ribuan jamaah dan peziarah.
Khofifah menegaskan, dakwah Sunan Ampel menampilkan wajah Islam yang damai, menyejukkan, dan menempatkan nilai moral sebagai bagian utama dalam kehidupan sosial.
Salah satu ajaran penting Sunan Ampel yang terus relevan hingga kini adalah prinsip Moh Limo, yakni menjauhi lima perbuatan tercela: moh main (tidak berjudi), moh ngombe (tidak minum minuman keras), moh maling (tidak mencuri), moh madat (tidak mengonsumsi narkoba), dan moh madon (tidak berzina).
“Ini menegaskan bahwa dakwah Islam tidak hanya soal ibadah ritual, tetapi juga pembentukan karakter dan tatanan sosial yang berkeadaban,” jelasnya.
Ia menambahkan, peringatan haul tidak sekadar menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga momentum muhasabah untuk meneladani nilai-nilai para wali dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pemimpin, aparatur negara, maupun masyarakat umum.
“Mudah-mudahan langkah, pikiran, dan hati kita selalu seiring dengan apa yang telah diteladankan oleh Sunan Ampel,” ucap Khofifah.
Menutup acara, Khofifah memanjatkan doa keberkahan bagi seluruh peziarah serta bagi Jawa Timur dan Indonesia.
“Mudah-mudahan semua yang hadir diberi keberkahan rezeki, hati, ilmu, keluarga, dan anak-anak kita. Barokah untuk Jawa Timur, barokah Indonesia,” katanya. (ivan)