Berdasarkan data Dinas Sosial Jawa Timur, sebanyak 2.083 keluarga menerima bansos PKH Plus. Selain itu, 135 penyandang disabilitas mendapat bantuan asistensi sosial, 12 penerima bantuan modal KIP Putri Jawara, delapan penerima KIP Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), serta 108 penerima KIP Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Jawara.
Tak hanya itu, 55 anak di lembaga kesejahteraan sosial anak menerima bantuan permakanan. Sebanyak 222 pendamping sosial dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) juga menerima bantuan operasional dan tali asih, sementara 50 warga memperoleh zakat produktif.
“Harapannya bantuan ini bisa menstimulus kemandirian ekonomi masyarakat. Memang ada yang sifatnya charity, tetapi tujuannya tetap pemberdayaan,” katanya.