KEDIRI, PustakaJC.co – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan bantuan sosial kepada warga Kabupaten Kediri melalui program “Sapa Bansos”, dengan total nilai mencapai lebih dari Rp15 miliar. Bantuan ini difokuskan untuk kelompok rentan, khususnya penyandang disabilitas dan lansia kurang mampu.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial sekaligus menopang ekonomi masyarakat. Penyaluran bantuan ini menjadi kegiatan ketujuh yang digelar sepanjang 2026. Dilansir dari antaranews.com, Senin, (2/3/2026).
“Kami menyampaikan asistensi sosial bagi penyandang disabilitas dan PKH Plus untuk lansia kurang mampu. Ada juga KIP Jawara untuk pengentasan kemiskinan ekstrem serta zakat produktif sebagai bantalan ekonomi masyarakat,” ujarnya saat penyaluran bantuan di Kediri, Minggu, (1/3/2026).
Menurut Khofifah, bantuan tersebut dirancang sebagai pelengkap program pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten/kota dalam menekan angka kemiskinan, termasuk kemiskinan ekstrem. Sinergi lintas pemerintah dinilai penting agar penguatan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil, dapat berjalan optimal.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani menyebutkan sekitar 600 warga menjadi penerima manfaat dalam kegiatan tersebut. Bantuan yang diberikan meliputi asistensi sosial penyandang disabilitas (ASPD), PKH Plus bagi lansia, bantuan kewirausahaan inklusif produktif (KIP) Putri Jawara, serta bantuan bagi warga miskin ekstrem.
“Total bantuan yang disalurkan untuk Kabupaten Kediri dalam kegiatan ini mencapai lebih dari Rp15 miliar,” kata Restu.
Sementara itu, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang turun langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih karena ini menunjukkan kepedulian nyata pemerintah provinsi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Program ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan sosial sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat rentan di Kabupaten Kediri. (ivan)