Sementara itu, Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto menyebut pembangunan kedua gedung ini sebagai bagian dari penguatan tata kelola logistik dan peningkatan kapasitas SDM kebencanaan.
Gerha Majapahit akan menjadi pusat logistik representatif, mulai dari penyimpanan hingga distribusi bantuan. Sedangkan GOR BPBD diharapkan meningkatkan ketangguhan fisik dan kesiapan personel dalam situasi darurat.
Pembangunan kedua fasilitas tersebut dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2025 selama 180 hari kalender, didanai APBD Provinsi Jawa Timur, serta mendapat pendampingan dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas. (ivan)