PASURUAN, PustakaJC.co – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak turun langsung meninjau proses perbaikan ruas jalan provinsi Kejayan–Purwosari di Kabupaten Pasuruan, Rabu, (15/4/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kualitas pengerjaan berjalan optimal serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jalan.
Dalam kesempatan tersebut, Emil menegaskan bahwa perbaikan tidak dilakukan secara asal atau sekadar tambal sulam. Menurutnya, metode yang digunakan disesuaikan dengan kondisi eksisting jalan agar hasilnya lebih kuat dan tahan lama.
“Semua sesuai kondisi jalannya. Kalau cuma tambal-tambal, harus jelas tambalnya seperti apa. Kalau dikupas sampai 5 cm dan dikerjakannya panjang, tidak pendek-pendek atau kotak-kotak kecil, insyaallah akan lebih terjaga karena kondisi jalannya masih baik,” ujar Emil.
Ia menjelaskan, ruas Kejayan–Purwosari merupakan bagian penting dari jaringan jalan provinsi yang harus dijaga kualitasnya secara berkelanjutan. Karena itu, penanganan dilakukan secara menyeluruh, bukan parsial.
“Ini yang terus kita ikhtiarkan untuk menjaga jalan provinsi, khususnya ruas Kejayan–Purwosari,” tambahnya.
Berdasarkan hasil peninjauan, terdapat kerusakan ringan sepanjang sekitar 3,6 kilometer. Meski tergolong ringan, Pemprov Jatim tetap melakukan penanganan serius dengan standar teknis yang ketat.
“Kerusakan ringan sekitar 3,6 km ini tidak kami anggap sepele. Dibongkar 5 cm, kemudian ditimbun lebih tinggi sekitar 30 persen dan dipadatkan dengan seksama hingga benar-benar stabil,” tegasnya.
Emil menambahkan, metode tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tahan jalan, sehingga dapat menekan frekuensi kerusakan dan biaya pemeliharaan di masa mendatang.
Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menjaga konektivitas antarwilayah, khususnya di kawasan Pasuruan yang memiliki peran strategis dalam mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
Dengan penanganan yang tepat dan berstandar, ruas jalan Kejayan–Purwosari diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Di akhir, Emil menegaskan komitmen Pemprov Jatim untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di seluruh wilayah Jawa Timur.
“Kami ingin memastikan masyarakat merasakan langsung manfaatnya, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun kelancaran aktivitas ekonomi. Karena itu, setiap penanganan jalan akan kami lakukan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” pungkas Wagub Jatim itu. (ivan)